Untuk mendukung penataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nabire juga telah menyediakan salah satu aset infrastruktur yang akan dimanfaatkan sebagai markas sementara Kodim 1705/Nabire.

Selain menyiapkan fasilitas sementara, TNI telah menyusun desain pemanfaatan lahan seluas 206 hektare di kawasan Kimi untuk pembangunan kompleks Makodam XXIX/Mambruk.

Vivin menjelaskan tidak seluruh lahan tersebut dapat digunakan untuk pembangunan karena terdapat aliran sungai serta kawasan sempadan sungai yang harus dijaga.

Meski demikian, luas lahan yang tersedia dinilai masih memadai untuk pembangunan markas beserta fasilitas pendukung dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan.

Sebelumnya, Kodam XXIX/Mambruk resmi dibentuk bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 TNI pada Senin (5/10).