Selain merebut gelar juara, Malajika yang sebelumnya menempati peringkat kedua WBC memperkuat rekor profesionalnya menjadi 18 kemenangan (12 KO) dan dua kekalahan.

Sementara, Tsuboi yang menghuni peringkat pertama WBC gagal mewujudkan tekad untuk sejarah cepat dengan merebut sabuk juara dunia pertama dalam karier profesionalnya.

Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif pertama bagi Tsuboi dalam karier profesionalnya yang mengubah rekor menjadi tiga kemenangan (dua KO), satu kekalahan, dan satu laga tanpa hasil (no contest).