NADIKABAR.COM β Pemerintah Malaysia mengutuk keras serangan terhadap Gereja Ortodoks Yunani St. George di Kampung Hamoud, Provinsi Karak, Yordania.
Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra) dalam keterangan persnya di Kuala Lumpur, Minggu, menyatakan tindakan itu mencederai kesucian tempat ibadah dan sama sekali tidak dapat diterima.
βMalaysia menyatakan solidaritas dengan Pemerintah Kerajaan Hasyimiah Yordania dan mengutuk sekeras-kerasnya serangan terhadap rumah ibadah tersebut,β tulis keterangan Wisma Putra.
Malaysia menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Kerajaan Hasyimiah Yordania, serta keluarga para korban yang tewas dalam serangan itu, seraya menyatakan bersama Pemerintah Kerajaan Hasyimiah Yordania menolak kekerasan dan ekstremisme dalam bentuk apa pun, tanpa memandang motif atau alasan.
Menurut Wisma Putra tindakan semacam itu juga bertentangan dengan nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi perdamaian, kasih sayang, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama manusia.
Malaysia menyatakan akan terus memperkuat hubungan bilateral yang erat dan telah terjalin lama dengan Pemerintah Kerajaan Hasyimiah Yordania, termasuk melalui komitmen bersama untuk menjaga kerukunan antaragama serta berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas dunia.
Serangan teror itu terjadi saat acara pemakaman di Gereja Ortodoks Yunani St. George. Sedikitnya tujuh orang tewas dan 27 lainnya terluka, kata Direktur Keamanan Publik Yordania Obaidallah Maaytah, Jumat (23/10).
Menteri Dalam Negeri Yordania Mazin Al Farrayeh mengatakan negaranya menjadi sasaran aksi terorisme oleh sekelompok ekstremis. Farrayeh menggambarkan serangan tersebut sebagai aksi mengerikan yang harus dikecam habis-habisan.