Dia menyatakan dalam Sidang Umum Ke-81 PBB September 2026, sedikitnya 160 dari 193 negara anggota PBB telah resmi mengakui Palestina sebagai negara. Namun hal tersebut seolah menjadi sia-sia karena adanya hak veto.

“Karena apa gunanya 160 negara menyatakan dukungan membuat resolusi bersama, tapi akhirnya diveto satu negara dalam PBB,” kata Mohamad Hasan.