Pihaknya pun telah menginventarisasi kehilangan serta kerusakan fasilitas di lokasi tersebut untuk menghitung kebutuhan material.

"Sementara ini, tim kita sudah ke sana untuk mengukur berapa meter pagar yang dicuri. Nanti, datanya akan kita tindaklanjuti," ungkap Dirja.

Sementara itu, seorang warga sekitar Taman Pedongkelan Santi (47) mengatakan kerusakan serta kehilangan fasilitas taman membuat area publik itu berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu.

"Kalau dibilang sekarang, mah, sudah hampir 99 persen hancur, sudah enggak kayak dulu," ucap Santi.

Dia menyebutkan pagar besi di sejumlah bagian taman sudah banyak yang hilang. Bangku dan fasilitas lainnya pun disebut sudah tidak lengkap.