Dia mengatakan hal itu karena rute yang melintasi ikon-ikon heritage Yogyakarta, mulai dari Jalan Malioboro, Titik Nol KM, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Pura Pakualaman, lima Plengkung Benteng Baluwarti, Tamansari dan Pasar Ngasem, Panggung Krapyak, hingga Tugu Pal Putih.
"Dengan demikian peserta dapat mengenal budaya dan sejarah Yogyakarta melalui pengalaman visual selama berlari," katanya.
Menurut dia Malioboro Run 2026 diikuti sekitar 8.000 pelari dari seluruh Indonesia yang terbagi dalam tiga kategori rute lari, yaitu Half Marathon, 10K dan 5K.
Dia mengatakan para peserta yang telah mendaftar akan mendapatkan fasilitas berupa jersey race, jaket finisher (khusus 21K), medali finisher, BIB Number (timing chip), refreshment, asuransi, dan e-certificate.