"Investasi besar adalah capaian. Tetapi mendapatkan kepercayaan karena cara kita melayani adalah tanggung jawab yang lebih besar," kata Sherly.
Maluku Utara memiliki kekayaan sumber daya alam yang menjadi salah satu daya tarik investasi. Namun, Sherly menilai potensi tersebut harus berjalan beriringan dengan tata kelola pemerintahan yang baik.
"Bagi kami, sumber daya alam adalah modal awal, bukan keunggulan akhir. Keunggulan sesungguhnya adalah trust dan good governance-pemerintah bergerak sebagai satu tim, dari perizinan hingga investasi benar-benar berjalan," ujarnya.
Ia mengatakan keberhasilan investasi pada akhirnya perlu dilihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Investasi diharapkan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, memperkuat UMKM dan usaha lokal, serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda.
"Potensi membuat investor datang. Kepercayaan membuat mereka bertahan. Kesejahteraan warga membuat investasi berarti," tegasnya.
Sherly juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani beserta jajaran serta Menteri PANRB Rini Widyantini atas dukungan dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan investasi.
Kepala DPMPTSP Maluku Utara Nirwan M.T. Ali mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.