NADIKABAR.COM — Manchester United mengawali Premier League 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Setan Merah kalah 0-2 dari tim promosi Hull City di MKM Stadium.
Namun, kekalahan tersebut ternyata bukan pertanda buruk sepenuhnya. Sejarah Premier League mencatat, Manchester United sudah tiga kali menjadi juara setelah kalah pada pekan pertama.
MU takluk dari Hull City akibat dua gol yang sama-sama lahir dari situasi bola mati. Masalah tersebut sekaligus menjadi pekerjaan rumah lama yang belum terselesaikan sejak musim lalu.
Meski demikian, ada catatan menarik dari perjalanan MU sejak era Premier League bergulir pada 1992. Melansir NadiKabar, mereka pernah mengawali musim dengan kekalahan, tetapi pada akhirnya tetap mengangkat trofi.
Kejadian pertama berlangsung pada musim 1992/1993, musim perdana Premier League.
MU kalah 1-2 dari Sheffield United pada laga pembuka dan kembali gagal menang pada pekan kedua. Namun, Setan Merah bangkit dan akhirnya menjadi juara.
Tiga musim kemudian, sejarah tersebut kembali terulang. Pada 1995/1996, MU dihantam Aston Villa 1-3 pada pertandingan pertama.
Kekalahan itu tidak menghentikan laju mereka. Manchester United kemudian bangkit dan kembali menjadi kampiun Premier League.
Kejadian serupa terakhir kali terjadi pada 2012/2013. MU kalah tipis 0-1 dari Everton di pekan pertama, tetapi mampu memperbaiki performa dan menutup musim sebagai juara.
Kini, Manchester United punya kesempatan mengulang cerita tersebut.
Kekalahan 0-2 dari Hull City memang membuat Setan Merah mengawali musim dengan buruk. Namun, jika melihat sejarah, hasil tersebut belum tentu menentukan bagaimana perjalanan mereka hingga akhir musim.
Persaingan Premier League 2026/2027 juga diprediksi berlangsung ketat. Ada sembilan manajer baru, sejumlah klub melakukan perombakan skuad, sementara Arsenal berusaha mempertahankan konsistensi.
Mampukah Manchester United bangkit dari kekalahan di pekan pertama dan mengulang tiga kisah manis tersebut?
Artikel ini sudah tayang di NadiKabar, selengkapnya di sini