NADIKABAR.COM — Juan Mata sudah pernah mengangkat trofi Piala Dunia, Euro, Liga Champions hingga dua kali Liga Europa. Tapi ada satu gelar yang belum pernah masuk ke lemari trofinya: Premier League. Kini, kasus Manchester City membuat Mata bercanda: jangan-jangan koleksi gelarnya jadi bertambah, "berkat" Man City.

Mata memang belum pernah menjadi juara Premier League sepanjang kariernya di Inggris. Padahal, pemain asal Spanyol itu pernah memperkuat dua klub besar, Chelsea dan Manchester United.

Koleksi trofi Mata sebenarnya sangat lengkap. Bersama Spanyol, ia menjadi bagian dari tim yang menjuarai Piala Dunia 2010 dan Euro 2012. Bersama Chelsea, Mata mengangkat trofi Liga Champions 2011/2012 dan Liga Europa 2012/2013.

Saat pindah ke Manchester United, koleksi Mata bertambah dengan FA Cup, Piala Liga Inggris, Community Shield, dan Liga Europa. Ia kemudian menjuarai Liga Spanyol bersama Valencia, Liga Turki bersama Galatasaray, serta Liga Jepang bersama Vissel Kobe. Namun, Premier League tetap menjadi satu gelar yang belum pernah diraih Mata.

Mata pernah dua kali berada di tim Manchester United yang finis sebagai runner-up Premier League. Pada musim 2017/2018 dan 2020/2021, MU harus puas menjadi peringkat kedua, sementara Manchester City keluar sebagai juara.

Kini, laporan mengenai perkembangan kasus finansial Manchester City membuat Mata melihat kemungkinan yang cukup unik. Berbicara dalam siaran ITV saat Inggris menghadapi Spanyol di UEFA Nations League, Mata melontarkan candaan tersebut.

"Ini ternyata secara langsung memengaruhi saya. Saya beruntung bisa bermain dalam banyak pertandingan dan memenangkan beberapa trofi, tetapi saya belum pernah memenangkan Premier League. Atau pernah? Saya tidak tahu apa yang akan terjadi," kata Mata.

Ucapan Mata merujuk pada laporan bahwa komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League.

Namun, hasil tersebut belum berarti gelar-gelar City otomatis dicabut. Sanksi belum ditentukan dan proses Premier League masih berjalan. Manchester City juga mempertahankan sikap bahwa klub tidak melakukan pelanggaran dan diperkirakan mengajukan banding.

Dalam komentarnya, Mata juga menyinggung pernyataan Rodri mengenai gelar-gelar yang dimenangi Manchester City.

"Tentu saja apa yang dikatakan Rodri itu adil, dengan gelar yang dimenangkan di lapangan. Saya pikir dia merasa mereka adalah tim yang lebih baik di lapangan. Tetapi siapa yang bilang itu adalah hal yang benar untuk dilakukan?" ujar Mata.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Mata memahami perspektif Rodri soal gelar yang diraih City di lapangan. Namun, ia juga membuka pertanyaan mengenai konsekuensi jika memang terbukti terjadi pelanggaran aturan.

Untuk sementara, belum ada keputusan bahwa gelar Premier League Manchester City akan dicabut. Apalagi, belum ada keputusan bahwa gelar tersebut akan diberikan kepada Manchester United atau pemain tertentu.