Sampai akhir pekan lalu, otoritas Premier League bungkam. Namun empat hari kemudian, (29 September), Premier League akhirnya mengonfirmasi bocoran itu.
Dalam lamannya, Premier League menyatakan bahwa komisi independen yang mendapat tugas dari mereka telah menyatakan Manchester City FC bersalah atas semua tudingan berkaitan dengan berbagai pelanggaran berat terhadap aturan keuangan Premier League selama sembilan musim.
City juga dinyatakan bersalah atas hampir semua tudingan yang berkaitan dengan sikap tidak kooperatif mereka dengan investigasi Premier League.
Delapan kali laporan itu menulis kata sham, yang dalam Bahasa Indonesia berarti palsu atau bisa berarti abal-abal.