Kasus ini bermula dari penyelidikan Liga Inggris selama empat tahun terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi pada periode 2009 hingga 2018.

City kemudian didakwa pada Februari 2023 dan kasusnya diserahkan kepada komisi independen untuk diputuskan.

Pihak liga menuduh Manchester City gagal memberikan informasi finansial yang akurat, termasuk terkait pendapatan serta pembayaran kepada pemain dan pelatih.

Klub juga didakwa melanggar regulasi finansial UEFA serta aturan Profitability and Sustainability Rules (PSR) Liga Inggris. Manchester City selalu membantah seluruh tuduhan tersebut.

Penyelidikan dimulai setelah surat kabar Jerman, Der Spiegel, menerbitkan dokumen finansial yang bocor dari Manchester City pada November 2018.