"Namun, ketika aku bergabung ke Ducati, dengan Gresini di 2024, dan punya kesempatan melihat data seluruh pebalap di motor Ducati, Martin salah satu yang paling membuatku terkesan, baik soal bagaimana dia menunggangi motor maupun apa yang bisa dia lakukan."

"Kita akan melihatnya pada musim depan. Jika kamu punya motor yang bagus seperti yang pernah dia punya dan masih dia punya sekarang, kamu bisa melakukan banyak hal. Namun, jika tahun depan dia tidak punya motor yang bagus, tidak peduli sehebat apapun Martin, (Fabio) Quartararo, atau Marquez, kamu tak akan bisa berbuat apa-apa," Marc Marquez mengatakan.

"Kita itu kan bergelut di olahraga di mana ada perpaduan dari motor-pebalap, pebalap-motor, tapi sekaligus kamu juga harus cerdas, egois, dan kadang-kadang mengesampingkan gengsimu untuk mencari tempat terbaik, tempat yang paling cocok untukmu. Dan ketika aku mengatakan soal mengesampingkan gengsi, maksudku adalah menerima digaji lebih rendah," dia menambahkan.