Menurut Wahju, Marhaen memiliki tujuh karakter penting yang harus dimiliki seorang gubernur. Dia menilai, Marhaen di samping orang partai, tetapi juga tokoh lintas kelompok.
"Jawa Timur sangat plural secara sosial-politik. Figur yang terlalu identik dengan satu partai atau satu kelompok akan memiliki ceiling elektoral. Beliau selama jadi Bupati Nganjuk terbukti bisa diterima di NU dan jaringan pesantren, Muhammadiyah, kelompok nasionalis, dan masyarakat luas. Serta kalanga pengusaha, akademisi dan profesional, generasi muda," bebernya.
Selain itu, lanjut Wahju, Marhaen mempunyai rekam jejak eksekutif yang bagus. Memilik 'economic vision' ke era mendatang yang kuat.
"Saya sering berdiskusi dengan beliau perihal industrialisasi, hilirisasi, agroindustri, pariwisata, UMKM, investasi dan lain-lain. Selain itu, beliau punya integritas yang terpercaya dan teruji selama mimpin Kabupaten Nganjuk," tambahnya.
Kelima, Marhaen dinilai mempunyai kemampuan komunikasi yang bagus secara internal dan eksternal.
"Saya yakin beliau mampu menjembatani 'Jawa Timur lama' dan 'Jawa Timur baru'. Beliau idak terlalu polarizing. Beliau kuat dalam memimpin dan moderat dalam menyatukan yang saling berselisih," tandasnya.