"Untuk sisa tiga seri ini mungkin saya mencoba lebih tenang untuk membawa motor sampai ke garis finis karena speed sama pace kita tidak jauh dengan pembalap yang kompetitif," ujarnya.
Evaluasi tersebut tidak terlepas dari hasil Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11), ketika Mario gagal menyelesaikan balapan akibat terjatuh pada putaran kedua.
Padahal, pembalap berusia 22 tahun itu memulai balapan dari posisi ke-11 dan sempat menembus kelompok 10 besar sebelum mengalami kecelakaan.
Meski kembali kehilangan kesempatan meraih poin, Mario tetap yakin mampu bersaing di kelas Moto2.
"Saya percaya saya mempunyai speed, saya hanya perlu lebih tenang di balapan," katanya.