Hasil tersebut menjadi modal awal bagi Mario untuk melanjutkan penyesuaian motor di hadapan pendukungnya sendiri. Namun, dia belum mampu memaksimalkan sesi practice pada sore hari, setelah mengalami kecelakaan ketika berupaya meningkatkan performanya.

Mario mengaku terjatuh karena kesalahannya sendiri. Meski demikian, dia mengaku perasaannya saat mengendarai motor sebelum insiden tersebut cukup positif, sehingga tetap optimistis menghadapi sesi FP2, pada Sabtu (10/10).

Pembalap berumur 22 tahun itu menambahkan, timnya akan melanjutkan evaluasi dan melakukan sejumlah perbaikan pada sesi FP2, guna mendapatkan pengaturan motor yang lebih kompetitif.