"Ini adalah rasa malu untuk mengakhiri balapan seperti ini. Aku benar-benar percaya bahwa potensi itu ada di sana," kata Mario Aji dikutip dari laman Idemetsu Honda Asia, Minggu.
"Saya merasa nyaman di grup selama putaran pembuka dan berpikir saya bisa berjuang untuk posisi di dalam sepuluh teratas, bahkan mungkin tantangan lebih lanjut ke depan. Sayangnya, kecelakaan itu mengakhiri kemungkinan-kemungkinan tersebut," imbuh Super Mario.
Pembalap bernomor 64 tersebut berharap insiden ini menjadi pelajaran berharga yang bisa dipetik demi bisa mencari performa terbaik di sisa seri Moto2 yang musim ini tinggal menyisakan tiga balapan tersisa.