NADIKABAR.COM — Pembalap Ducati Marc Marquez prihatin Sirkuit Phillip Island tidak mendapatkan perpisahan yang pantas setelah MotoGP Australia 2026 dibatalkan, Minggu (25/10).
MotoGP Australia 2026 jadi balapan terakhir yang digelar di Sirkuit Phillip Island. Pasalnya, pada MotoGP 2027, MotoGP Australia bakal berlangsung di Adelaide.
Phillip Island termasuk ke dalam sirkuit legendaris MotoGP karena sudah menggelar kejuaraan dunia balap motor hampir 30 tahun.
Akan tetapi, dalam musim terakhirnya, Phillip Island batal menggelar balapan karena cuaca buruk. Hujan deras yang mengguyur Phillip Island sejak pagi membuat balapan Moto3 dan Moto2 dibatalkan lebih dulu.
Pada sore hari hujan terus turun. Kali ini membuat jarak pandang helikopter medis terganggu. Imbas dari gangguan tersebut membuat MotoGP Australia 2026 dibatalkan.
Marc Marquez merasa prihatin dengan pembatalan itu, karena Phillip Island dianggap tidak mendapatkan 'salam perpisahan' yang semestinya, yakni menggelar balapan yang sengit.
"Bukan perpisahan yang layak didapatkan oleh Phillip Island. Balapan hari ini dibatalkan karena helikopter medis tidak dapat terbang," kata Marquez.
"Sungguh cara yang menyedihkan untuk mengucapkan selamat tinggal pada sirkuit yang begitu istimewa ini," ucap Marquez menambahkan.
Marquez merupakan pembalap aktif saat ini yang mengoleksi kemenangan terbanyak di MotoGP Australia, yakni dengan empat kemenangan: 2015, 2017, 2019, an 2024.
Kesedihan Marquez bukan saja karena tidak lagi membalap di Phillip Marquez, namun juga kehilangan kesempatan menjauh dari Jorge Martin. Seandainya menang di MotoGP Australia 2026, Marquez berpeluang memperlebar jarak jadi 35 poin sebab Martin absen karena cedera.
"Ada hal-hal yang berada di luar kendali kita. Namun, fokus kita tetap dalam kendali kita. Kita terus berjuang," tutur Marquez.