NADIKABAR.COM — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyiapkan pengiriman 2,4 juta genteng produksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Majalengka, Jawa Barat, pada 8 November 2026.
Maruarar mengatakan pengiriman tersebut akan menggunakan sekitar 600 truk. Ia pun berencana mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri kegiatan pengiriman genteng dalam program gentengisasi tersebut.
"Jadi saya mau mengundang Presiden, ada dua. Pertama untuk proyek, program gentengisasi ASRI ya. Kita sudah siap 8 November untuk pengiriman 600 truk dan 2,4 juta genteng dari Majalengka," ujar Maruarar, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Maruarar menyebut seluruh genteng tersebut telah melalui sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk memastikan kualitas produk.
Menurutnya, pengiriman jutaan genteng tersebut menunjukkan bahwa UMKM dalam negeri mampu menghasilkan produk berkualitas dan memenuhi standar nasional apabila mendapatkan pembinaan serta dukungan yang memadai.
Lebih lanjut, Maruarar menjelaskan genteng produksi UMKM Majalengka tersebut akan dikirim ke berbagai daerah di Jawa Barat. Pengiriman juga direncanakan melalui titik distribusi di Kebumen, Jawa Tengah, dan Trenggalek, Jawa Timur.
Ia mengatakan di Jawa Barat terdapat sekitar 49.000 rumah yang direnovasi melalui program bedah rumah pada 2026.
Kebutuhan material untuk renovasi rumah menjadi salah satu konteks distribusi genteng produksi UMKM tersebut.
Dari sisi pembiayaan, Maruarar menyampaikan bahwa persiapan pengiriman didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Jabar. Dukungan tersebut melengkapi upaya memastikan produk UMKM memenuhi persyaratan kualitas sebelum didistribusikan.