Eror-eror itu yang dianggap satu-satunya pembeda dan jadi pekerjaan rumah. Tapi mantan pemain Manchester United Roy Keane melihatnya berbeda.

Spanyol selalu punya sesuatu yang ekstra dibandingkan Inggris. La Furia Roja tenang saat laga berjalan 'kacau', lalu merebut kendali lagi dan jauh lebih mengontrol di babak kedua.

Lamine Yamal dkk terasa senantiasa punya solusi atas dinamika yang terjadi di lapangan. Inggris memang cukup merepotkan dengan keunggulan fisiknya, tapi bahkan saat repot pun Spanyol masih bisa mendapatkan kembali kenyamanan memainkan bola.