Wakil Ketua Komite Masjid Warragul, Mansoor Shamsi mengatakan masjid Warragul sebelumnya pernah jadi sasaran aksi vandalisme dan coretan grafiti.

"Sayangnya, saya tidak merasa kaget ataupun terkejut. Kami berada dalam dilema: di satu sisi tidak ingin memberi panggung pada sesuatu yang seharusnya tidak mendapat perhatian karena bersumber dari ketidaktahuan, kebencian dan ketakutan. Namun di saat yang sama, kami juga merasa bertanggung jawab untuk menyuarakan kecaman terhadap hal tersebut," tegasnya.

Presiden Islamic Council of Victoria (ICV), Mohamed Mohideen mengatakan insiden itu menyakiti perasaan komunitas muslim secara luas dan mencerminkan kekhawatian akan meningkatnya Islamofobia.

"Kami tidak hadir di sini untuk emngambil alih gereja, kami tidak hadir di sini untuk mengambil alih keyakinan orang lain atau merongrong iman orang lain," ujarnya.

"Komunitas ini cukup tangguh. Komunitas muslim sudah terbiasa menghadapi serangan Islamofobia dan kebencian anti-muslim," imbuh Mohideen.