Rezki mengatakan seluruh pembiayaan pembangunan masjid berasal dari dana pribadi Amran tanpa sponsor dari pihak lain.
"Ini murni wakaf pribadi Bapak Amran untuk umat. Tidak ada satu rupiah pun dana sponsor di dalamnya," katanya.
Masjid berkapasitas sekitar 20 ribu jemaah tersebut diberi nama Hajjah Andi Nurhadi, yang merupakan nama ibunda Amran.
Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hajjah Andi Nurhadi dilakukan pada 9 Oktober 2023 dan dihadiri Wakil Presiden RI periode 2019–2024 Ma'ruf Amin.
Masjid tersebut dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keumatan dan pengembangan peradaban Islam di kawasan Indonesia Timur.