Di sisi lain, mahasiswa lainnya menyanyikan lagu Tanah Airku. Mereka juga kompak menyerukan, "revolusi, revolusi, revolusi".

Spanduk itu berisi lima tuntutan aksi yakni menetapkan karhutla sebagai bencana nasional dan memulihkan ekosistem yang rusak; membenahi tata kelola kebijakan ekonomi untuk memberantas ketimpangan sosial yang sampai hari ini terlihat; menghentikan penyempitan ruang sipil dan militerisasi; memberantas KKN serta menurunkan biaya pendidikan dan mewujudkan sistem pendidikan yang mengabdi kepada rakyat.

Setelah memasang spanduk, mereka lalu membacakan tuntutan aksi dan mulai membubarkan diri dari Tugu Tani.