"Dan yang ketiga, banyak negara-negara anggota juga yang melihat bahwa harus, harus ada reform-lah di organisasi-organisasi tingkat dunia seperti ini, dan dia melihat Indonesia, ya mungkin di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo, itu memiliki potensi itu," ucap dia.

Budi mengatakan siap jika harus mundur dari jabatan Menkes. Hal ini sejalan jika ia terpilih melawan sejumlah kandidat dari negara lain untuk posisi Dirjen WHO itu.

"Ya, kalau kepilih kan, belum tentu terpilih karena milih kan 194 negara anggota di bulan Mei," ungkap Budi. Ia menjawab pertanyaan wartawan soal peluang mundur jika menjadi Dirjen WHO.

Ketika ditanya lagi apakah akan mundur jika terpilih menjadi Dirjen WHO, ia pun mengangguk.