NADIKABAR.COM — Satu rumah warga di Desa Tuwie Peuriya, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, milik M Ilyas (63) rusak akibat diamuk gajah liar yang masuk ke pemukiman penduduk.
"Kemarin dirusak, Kamis (5/11). Yang dirusak rumah dapur, kebetulan pemilik tidak di rumah karena sedang sakit dan dijemput pulang ke rumah anaknya di Suak Awe," kata Penjabat (Pj) Keuchik (Kepala Desa) Tuwi Peuriya, Musliadi, di Aceh Jaya, Jumat.
Musliadi mengatakan gajah liar yang masuk ke perkampungan dan merusak rumah warga tersebut satu ekor dan memang sudah sangat sering lalu lalang di wilayah tersebut.
"Satu gajah itu memang sudah seperti jinak, kami usir tidak akan pergi, beda dengan gajah liar lain kalau lihat kami langsung lari, " ujarnya.
Ia menambahkan sebelumnya gajah liar tersebut juga sudah merusak sejumlah tanaman milik warga setempat. Karena itu masyarakat berharap ada tindakan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
"Harapan kami pihak terkait yaitu BKSDA segera mengambil langkah untuk mengusir gajah tersebut, sehingga tidak meresahkan warga dan menunggu korban lainnya," kata Musliadi.
Terkait hal ini Kepala BKSDA Aceh Jaya Supriadi mengaku sudah menerima informasi terkait adanya gajah liar di Desa Tuwi Peuriya tersebut.
Pihaknya sudah pernah turun ke lokasi untuk menghalau gajah tersebut, tetapi gajah liar itu memang seperti jinak, dan tidak bisa dihalau secara manual.
Ia menegaskan selama ini setiap laporan dari masyarakat kepada pihaknya selalu ditindaklanjuti guna mengusir gajah liar tersebut kembali ke habitatnya.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi (BKSDA Aceh) untuk meminta menurunkan gajah jinak guna menghalau gajah tersebut, karena secara manual memang sudah tidak mempan lagi," kata Supriadi.