Menurut buku Kamus Kata-kata Serapan Asing dalam Bahasa Indonesia yang disusun Yus Badudu, masya Allah bermakna apa yang dikehendaki Allah SWT bisa terjadi. Sementara itu, tabarakallah mengacu pada kekaguman yang dituju untuk segala makhluk ciptaan Allah SWT. Di dalam Al-Qur'an, arti tabarakallah adalah Maha Berkah, Maha Suci dan Maha Tinggi.

Dengan demikian, Masya Allah Tabarakallah artinya akan saling berkesinambungan ketika digabung. Kata tersebut bermakna apa yang dikehendaki Allah SWT maka itulah yang terjadi. Tabarakallah jadi ungkapan kekaguman untuk memuji Sang Khalik secara lengkap.

Ungkapan Masya Allah disebutkan dalam firman-Nya pada surah Al-Kahfi ayat 39:

وَلَوْلَآ إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَآءَ ٱللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِٱللَّهِ ۚ إِن تَرَنِ أَنَا۠ أَقَلَّ مِنكَ مَالًا وَوَلَدًا

Walau lā iż dakhalta jannataka qulta mā syā`allāhu lā quwwata illā billāh, in tarani ana aqalla mingka mālaw wa waladā

Artinya: "Dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu "masyaallah, laa quwwata illaa billaah' (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan."

Selain itu, ketika seseorang menyaksikan fenomena atau keindahan alam yang sangat luar biasa dan dahsyat, para ulama menganjurkan untuk membaca doa memohon keberkahan:

بَارَكَ اللهُ لَنَا فِي أَهْلِنَا وَمَالِنَا