NADIKABAR.COM — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti membuat kualitas udara kota Palembang, Sumatera Selatan, masuk kategori berbahaya. Warga mengeluhkan mata perih dan sulit bernapas.
Pantauan detikSumbagsel di sejumlah lokasi di Kota Palembang pada Jumat (16/10/2026) pagi, seperti di Jalan Soekarno Hatta, kabut asap terlihat masih tebal dan pekat, namun tidak setebal pagi tadi.
Jarak pandang pun sangat terbatas, ditambah saat berkendara di jalan. Tak hanya tebal dan pekat, asap juga sering kali tercium dan membuat mata sedikit perih. Sejumlah kendaraan juga menyalakan lampu utama kendaraan agar terlihat sesama pengendara.
Sementara itu, di ruas Jalan Jenderal Sudirman dan Demang Lebar Daun, kondisi asap bahkan lebih tebal dan jarak pandang juga terbatas. Terlihat sejumlah kendaraan memperlambat kendaraannya.