NADIKABAR.COM — Pemadaman listrik alias mati lampu bergilir di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), sempat mengganggu pendistribusian air bersih ke rumah-rumah warga. Gangguan aliran air PAM Tirta Karajae terjadi di wilayah yang mengandalkan sumur dalam.
Direktur PAM Tirta Karajae Parepare, Abdul Azis mengungkapkan, pemadaman listrik secara bergilir berdampak ke suplai air. Kendati demikian, pihaknya memastikan suplai air kembali berjalan saat listrik kembali menyala.
"Dampak dari gangguan itu pasti mati pompanya, tapi seketika lampu on kembali, itu cuma butuh proses 1 sampai 2 jam maksimal untuk normal," ujar Azis kepada NadiKabar, Selasa (1/9/2026).
Dia menjelaskan bahwa seluruh operasional sumur dalam di Parepare sangat bergantung pada suplai arus listrik PLN. Ketergantungan pada daya listrik ini tidak dapat dihindari setelah fasilitas intake lama di Karajae sudah tidak beroperasi.