Namun, pesan tersebut kemudian dibaca berbeda oleh sebagian penonton. Bagi mereka yang berada di lokasi terdampak, berbagai kejadian tersebut merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari yang tidak bisa begitu saja di-mute.

Kritik itu pula yang kemudian membuat Maudy kembali melihat gagasannya dari perspektif lain. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bermaksud menjadikan mindfulness sebagai alasan untuk bersikap tidak peduli terhadap keadaan sosial.

"Aku sama sekali tidak ingin mindfulness menjadi alasan untuk tidak peduli atau menjauh dari realita yang ada. Apalagi ajakan untuk berdiam diri, ataupun melihat seolah keadaan baik-baik saja," kata Maudy Ayunda.

"Malah, mindfulness ini membuat aku bisa melihat sebab akibat secara jelas, membantu kita tetap peduli dan hadir, dan tetap peka terhadap terhadap apa yang dirasakan mereka yang terdampak."

"Terima kasih untuk teman-teman yang sudah meluangkan waktunya untuk mengingatkanku dan menambahkan perspektif menjadi lebih luas dan lebih dalam. Aku dengar dan aku hargai feedbacknya. I'm listening and learning," kata Maudy Ayunda.