NADIKABAR.COM — Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk/SRAJ) melalui Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) menunjukkan kapabilitas dokter urologinya dalam menangani kasus kompleks lewat bedah robotik. Kapabilitas ini teruji dalam program proctorship keempat yang digelar bersama mitra strategis internasional Apollo Hospitals India pada 26-27 Agustus 2026.

Proctorship merupakan program alih pengetahuan dan sinergi keahlian yang secara berkelanjutan digelar Mayapada Healthcare untuk menghadirkan layanan klinis berstandar internasional di seluruh jaringan Mayapada Hospital. Program kali ini difokuskan pada pelaksanaan prosedur bedah robotik urologi di MHJS.

Dalam rangkaian ini, dr. Syamsu Hudaya dan dr. Stevano Lucianto Hotasi Sipahutar bersama tim multidisiplin MHJS menangani dua pasien dengan kasus urologi berbeda. Keduanya didampingi Prof. Sanjai Kumar Addla, Pakar Bedah Uro-Onkologi dan Bedah Robotik Apollo Hospitals Jubilee Hills, Hyderabad, India.

Kedua pasien tersebut yakni penderita kanker prostat yang menjalani radikal prostatektomi dan pasien dengan kista ginjal berukuran besar. Kedua prosedur ini dilakukan menggunakan teknologi da Vinci Xi Robotic-Assisted Surgery.

Hospital Director MHJS dr. Fiktorius Kuludong, mengatakan penanganan kasus urologi dengan sistem robotik menjadi bagian dari pengembangan Tahir Uro-Nephrology Center. Layanan ini menjadi salah satu unggulan MHJS untuk urologi, mulai dari pembesaran prostat, batu ginjal, penyakit ginjal dan saluran kemih, hingga kasus uro-onkologi.

"Bagi kami, teknologi robotik bukan sekadar tentang memiliki fasilitas terbaru, tetapi sebagai bagian dari pengembangan kapabilitas klinis yang mendukung kemampuan dokter dalam memberikan penanganan yang lebih presisi, aman, dan terkontrol. Didukung da Vinci Xi Robotic-Assisted Surgery, kompetensi tim dokter, serta sistem rumah sakit berstandar internasional dengan akreditasi Joint Commission International (JCI) yang menilai penerapan standar mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8/2026).