"Kami mengalami pembentukan es tipis yang masih dapat ditangani, dan turbulensi tingkat sedang," lapor pilot jet pribadi tersebut Miami Air Route Traffic Control Center.
Namun tak lama kemudian, setelah melaporkan adanya presipitasi dan meminta izin untuk menaikkan ketinggian, pilot melaporkan kondisi darurat.
"Kami mengalami penurunan 8.000 (kaki) -- mayday, mayday -- kami mengalami penurunan 10.000 kaki per menit," kata pilot jet pribadi tersebut, yang identitasnya belum diungkap ke publik.
"Kami berada dalam kondisi overspeed dengan laju penurunan ketinggian 20.000 kaki per menit ... Kami akan jatuh ke daratan," ucap pilot tersebut, sesaat sebelum komunikasi terputus.
Data dari situs web ADS-B Exchange menunjukkan bahwa jet pribadi itu mengalami penurunan ketinggian 27.000 kaki (8.229 meter) dalam waktu satu menit, tepat sebelum data pelacakan penerbangan terputus.