Fenomena ini lebih tepat digunakan untuk menjelaskan bagaimana tekanan secara umum dapat memengaruhi performa seorang atlet.
Dalam jurnal berjudul "Attentional processes and choking under pressure" yang terbit tahun 2013 disebutkan bahwa tekanan dapat menurunkan kinerja otak seperti fokus perhatian, sehingga berdampak pada eksekusi gerakan yang dilakukan.
Penelitian ini melibatkan 22 anggota tim basket nasional yang diberikan kesempatan melempar bola dengan diberikan tekanan rendah dan tinggi. Hasilnya, pemain yang mengalami 'chocker' atau yang kinerjanya menurun di bawah tekanan, menunjukkan perbedaan dalam hal fokus terhadap eksekusi.