Jebolan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Ganesha di Bali yang lanjut ke program magister di universitas yang sama itu, harus menerima kenyataan pahit tak bisa membawa pulang medali dari Paris 2024.

Demikian pula dengan Rajiah, yang dikalahkan Aleksandra Kalucka pada babak perebutan medali perunggu. Emas menjadi milik Miroslaw, sedangkan Deng kebagian perak.

Padahal pada Olimpiade 2026 di Paris itu, Desak Rita bergantian memecahkan rekor Olimpiade dengan Miroslaw, Hunt, dan Zhou Yafei, yang juga dari China.

Zhou menjadi yang pertama memecahkan rekor Olimpiade itu dengan 6,54 detik, kemudian Desak Rita pada 6,52 detik, lalu Hunt dalam 6,36 detik, dan akhirnya Miroslaw pada 6,06 detik.