Sementara untuk laba bersih semester I yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar 275 juta dolar AS, membaik dari periode yang sama tahun lalu seiring meningkatnya produksi minyak dan gas, dan membaiknya harga minyak dunia serta kontribusi Amman Mineral setelah operasi smelter berjalan secara penuh.
Ronald menjelaskan bahwa pihaknya mempertahankan panduan kinerja 2026 dengan target produksi minyak dan gas sebesar 165–170 mboepd serta penjualan ketenagalistrikan sebesar 4.550 GWh dan mempertahankan biaya kas produksi minyak dan gas di bawah 10 dolar AS per barel setara minyak.
Seiring dengan komitmen berinvestasi pada peluang-peluang pertumbuhan yang bernilai tambah, perseroan menaikkan panduan belanja modal tahun 2026 menjadi 450-475 juta dolar AS untuk segmen migas, serta hingga 50 juta dolar AS untuk segmen ketenagalistrikan, kata Ronald Gunawan.