NADIKABAR.COM — Setidaknya 7 bandara di Indonesia terdampak karena abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau hingga 18.00 WIB pada Senin (7/9). Bandara Soekarno-Hatta jadi yang paling parah.
Erupsi yang berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) malam, membuat Gunung Anak Krakatau menyemburkan abu vulkanik yang kini menyelimuti langit Jabodetabek.
Kementerian Perhubungan menyebutkan bahwa 170.000 orang terdampak oleh pembatalan penerbangan. Otoritas bandara menyatakan bahwa penangguhan operasional di Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB pada hari Senin (7/9/2026), bersama dengan enam bandara lainnya.