Mantan Jurnalis Kompas itu menilai, pemberitaan mengenai pariwisata, misalnya, tidak cukup hanya memperkenalkan keindahan destinasi, tetapi juga perlu mengangkat keterlibatan masyarakat lokal, produk UMKM, dan peluang usaha yang tumbuh dari aktivitas pariwisata tersebut.
Dengan pendekatan itu, media dapat membantu memperluas jangkauan promosi potensi daerah sekaligus memberikan gambaran mengenai tantangan dan peluang pengembangan ekonomi di NTT.
Ia berharap kegiatan Capacity Building Media 2026 yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT dapat meningkatkan kompetensi jurnalis dalam mengolah isu ekonomi menjadi pemberitaan yang informatif dan relevan bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara BI, pemerintah daerah, organisasi pers, narasumber, dan media mitra dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan serta potensi ekonomi daerah.