Pada penyelenggaraan mendatang, Megafurniture Indonesia juga berkolaborasi dengan World Furniture Expo Indonesia (WOFX) untuk memperluas cakupan industri furnitur dan interior.
Pengembangan pameran tersebut berlangsung di tengah dinamika pasar properti domestik. Bank Indonesia mencatat penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2026 masih mengalami kontraksi 2,36 persen secara tahunan. Namun, kontraksi tersebut membaik dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 25,67 persen.
Perbaikan penjualan pada periode tersebut terutama didorong oleh peningkatan penjualan rumah tipe kecil dan besar.
Integrasi tersebut diharapkan mempertemukan kebutuhan berbagai segmen pasar. Produsen material bangunan dan keramik, misalnya, dapat menjangkau arsitek, desainer interior, kontraktor, serta pengembang, sedangkan produsen furnitur dan produk interior dapat memperkenalkan produknya kepada profesional maupun konsumen.