NADIKABAR.COM — Presiden ke-5 RI Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama keluarga besar Presiden pertama RI Soekarno (Bung Karno) menghadiri tahlilan hari ketiga wafatnya seniman Guruh Soekarnoputra digelar di kediamannya di Jalan Sriwijaya, Jakarta, Senin malam.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Senin, dalam acara tersebut, Megawati duduk bersama adiknya, Sukmawati Soekarnoputri. Di dekat mereka tampak Puan Maharani dan istri Guntur Soekarnoputra, Henny Emilia Handayani.
Turut hadir Ketua DPR RI yang juga keponakan Guruh, Puan Maharani, serta M. Rizki Pratama. Tampak pula Puti Guntur Soekarno dan Romy Soekarno bersama anggota keluarga besar Bung Karno lainnya.
Duta Besar Republik Tunisia untuk Indonesia, Mohamed Trabelsi, juga hadir dalam tahlilan tersebut. Ia terlihat duduk tidak jauh dari Megawati.
Suasana khusyuk terasa ketika pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan doa untuk almarhum Guruh dimulai. Sekitar 250 anak yatim turut mengikuti rangkaian tahlilan dengan tertib dan khidmat.
Megawati terlihat tekun mengikuti pembacaan Surah Yasin, tahlil, serta Surah Al-Fatihah bersama para jemaah yang hadir.
Seniman senior Indro juga tampak hadir dan khusyuk mengikuti doa untuk Guruh.
Ketua Panitia Tahlilan Guruh Soekarnoputra, Puti Guntur, mengatakan seluruh rangkaian tahlilan hari ketiga berjalan lancar.
"Alhamdulillah tahlilan hari ketiga berjalan dengan lancar. Tadi pembacaan Yasin oleh Ustadz Abdul Razak, Tahlil oleh Ustadz Taufik Syamsudin dan doa oleh Ustadz Syabhani," kata Puti di Jalan Sriwijaya, Jakarta, Senin (28/9/2026) malam.
Selepas doa bersama, Megawati tampak menangkupkan kedua tangannya sebagai salam penghormatan kepada pemandu acara tahlilan.
Tahlilan tersebut menjadi momen keluarga besar Bung Karno bersama para kerabat, sahabat, seniman, dan ratusan anak yatim untuk mendoakan Guruh Soekarnoputra pada hari ketiga kepergiannya.
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9). Kepergian putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Bung Karno serta dunia seni dan kebudayaan Indonesia.