Pramono mengaku tidak mengetahui lebih lanjut terkait sakit yang diderita Guruh. Kendati demikian hingga saat-saat terakhir Guruh, ia menilai putra bungsu Presiden Pertama RI Soekarno itu masih tetap memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.
Pasalnya, kata dia, meski kesehatan Guruh mengalami penurunan, Guruh masih bersemangat untuk bisa berkarya dan berkeinginan agar Gencar Semarak Perkasa Production (GSP) bisa ditampilkan kembali.
Bahkan, lanjutnya, Guruh masih bekerja sama dengan beberapa seniman lainnya untuk menampilkan kesenian monolog.
"Tapi karena kondisi kesehatannya menurun, sutradaranya digantikan, tidak jadi Mas Guruh. Jadi saya cukup intensif berinteraksi dengan beliau," tuturnya.
Guruh Soekarnoputra menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu pagi pukul 04.16 WIB, di usianya yang ke-73 tahun, di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospital Semanggi, Jakarta.