"Begitu ada tendensi, anak buah itu mau buat aneh-aneh cari duit, panggil, tanya kamu mau pakai uang negara, maka yang memecat kamu bukan orang lain, tapi ketum kamu," kata Megawati menegaskan.
Supaya apa, kata Megawati, supaya nama yang sudah berkibar, PDI Perjuangan tetap berkibar di dunia Indonesia Raya.
"Buat saya, kalau perlu 1.000 orang saya pecat, ingat semuanya, saya Ketum kamu yang pecat. Padahal sebenarnya bisa sekjen yang pecat, bisa ada komisi kehormatan. Tapi kali ini saya memutuskan supaya partai lain bisa melihat ketumnya yang akan memecat, supaya tahu itu serius," ujar Megawati.