Pengumuman ini muncul setahun setelah mantan model kelahiran Slovenia itu mengejutkan dunia dengan mengungkapkan bahwa ia telah menjalin jalur komunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mempertemukan kembali anak-anak yang terpisah dari orang tua mereka akibat perang.
Hal ini juga terjadi di tengah upaya Trump untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama empat setengah tahun antara Rusia dan Ukraina, terutama dengan beralih kembali mendekati Putin, alih-alih Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Trump memuji istrinya, seraya mengatakan bahwa gencatan senjata di Oleshky merupakan inisiatifnya yang muncul setelah kantornya menghubungi kedua belah pihak. "Yang ingin ia lakukan adalah menyelamatkan anak-anak," ujar Trump kepada para wartawan.
Saat ditanya apakah istrinya mungkin akan berpartisipasi dalam perundingan damai trilateral antara Ukraina, Rusia, dan AS yang dijadwalkan dimulai kembali bulan depan, Trump menjawab: "Tidak, tetapi itu bukan ide terburuk yang pernah saya dengar."
Melania Trump menyatakan bahwa ia telah bekerja sama dengan pimpinan Rusia maupun Ukraina terkait rencana di Oleshky tersebut, dan menyebut dirinya sebagai perantara eksklusif. Ia mengatakan bahwa para pemimpin sipil dari kedua negara akan bekerja sama dan mengunjungi kota yang hancur tersebut untuk menilai kebutuhan bantuan.