Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemkot Bekasi Zeno Bachtiar menjelaskan lokasi tersebut merupakan titik yang paling ideal untuk pembangunan halte. Di titik tersebut, bus TransJ nantinya akan mudah untuk berhenti dan berangkat kembali.

"Bahasa teknisnya di mana bangkitan dan tarikan lalu lintasnya paling tinggi ada di titik itu," kata Zeno kepada NadiKabar melalui sambungan telepon.

Ia menambahkan pemilihan lokasi tersebut juga telah didasarkan pada survei dan kesepakatan sejumlah pihak terkait, mulai dari pemkot, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), dan juga pemberi dana, yaitu Bank Jabar Banten (BJB).

"Dari locus yang kita tentukan, space-nya juga paling memungkinan dan tidak mengganggu operasional TranJ," imbuhnya.

Karena terjadi perubahan lokasi Halte Komsen, rute perjalanan TranJ pun akan sedikit mengalami mofifikasi. Sebelumnya, bus TransJ dari arah Vida Bekasi akan berjalan lurus setibanya di pertigaan Komsen. Dengan adanya halte baru, maka bus akan berbelok terlebih dulu ke arah kiri dan berputar di Bundaran Jatiasih.