NADIKABAR.COM — Ketegangan Korut-Korsel kembali disorot. Tentara Korea Utara terlihat beraktivitas di dekat pagar kawat berduri baru di perbatasan.

Korea Selatan - Ketegangan Korut-Korsel kembali disorot. Tentara Korea Utara terlihat beraktivitas di dekat pagar kawat berduri baru di perbatasan.

Aktivitas tersebut terpantau dari anjungan pengamatan di Gimpo, Korea Selatan. Sejumlah tentara terlihat mengerjakan pagar perbatasan, sementara personel lainnya tampak beristirahat di dekat struktur kawat berduri tersebut. REUTERS/Kim Hong-Ji

Selain aktivitas pembangunan pagar, sebuah howitzer swagerak kaliber 122 milimeter milik Korea Utara juga terlihat ditempatkan di kawasan perbatasan. Keberadaan artileri tersebut menambah perhatian terhadap perkembangan situasi keamanan di wilayah yang selama ini menjadi titik sensitif di Semenanjung Korea. REUTERS/Kim Hong-Ji

Pengamatan dari wilayah Gimpo juga memperlihatkan pesan-pesan propaganda di sebuah desa Korea Utara. Pesan tersebut menjadi bagian dari lanskap perbatasan yang selama puluhan tahun diwarnai persaingan politik dan ideologi antara kedua negara. REUTERS/Kim Hong-Ji

Korea Utara dan Korea Selatan secara teknis masih berada dalam keadaan perang karena Perang Korea 1950–1953 berakhir dengan perjanjian gencatan senjata, bukan perjanjian damai. Sejak itu, kawasan perbatasan kedua negara tetap dijaga ketat dan menjadi salah satu wilayah paling sensitif di Asia Timur. REUTERS/Kim Hong-Ji

Ketegangan kedua Korea turut menjadi perhatian diplomatik setelah munculnya langkah penyampaian surat kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Perkembangan ini menempatkan isu perbatasan tidak hanya dalam konteks militer, tetapi juga dalam hubungan diplomatik kedua negara. REUTERS/Kim Hong-Ji

Pemasangan pagar kawat berduri dan terlihatnya howitzer menjadi gambaran aktivitas militer yang berlangsung di sisi Korea Utara. Namun, keberadaan persenjataan tersebut saja tidak cukup untuk memastikan adanya rencana serangan atau eskalasi militer dalam waktu dekat. REUTERS/Kim Hong-Ji

Situasi di perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan pun terus menjadi perhatian masyarakat internasional. Perkembangan diplomatik dan aktivitas militer di kawasan tersebut akan menjadi faktor penting dalam memantau dinamika keamanan di Semenanjung Korea. REUTERS/Kim Hong-Ji