NADIKABAR.COM β€” Belakangan ini, layar lebar Indonesia seperti tak pernah benar-benar keluar dari kegelapan. Dari lorong-lorong rumah tua, ruang-ruang sunyi, hingga mitos yang hidup dari mulut ke mulut, horor kembali menemukan tempatnya.

​Riuh gelombang film horor tersebut banyak bertumpu pada teror mistis dan legenda urban, sebuah formula yang seolah-olah telah menjadi bahasa akrab bagi penonton.

​Namun, tidak semua kegelapan datang dari dunia yang tak kasatmata. Lewat Memburu Pemangsa, sutradara Umay Shahab bersama rumah produksi Sinemaku Pictures mencoba menempuh jalur berbeda.

​Film ini meramu horor psikologis, investigasi kriminal, dan laga fisik dalam satu rangkaian cerita. Di balik ketegangan yang dibangun, film ini mengusung isu yang jauh lebih nyata dan getir: kekerasan seksual terhadap anak.