NADIKABAR.COM — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar berjanji polemik pemilihan rektor di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya tidak akan terjadi lagi. Nasaruddin menyebut jika terjadi lagi kejadian serupa maka dirinya gagal.

"Saya berjanji tidak akan terjadi lagi. Kalau itu terjadi berarti saya gagal, dan saya tidak ingin karena saya sampai sistem negara kami ini yang kita cinta bersama ini bermasalah," kata Nasaruddin dalam rapat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Nasaruddin mengaku polemik ini akan diselesaikan dalam waktu tiga hari. Dirinya mengaku kaget atas adanya polemik terkait pemilihan rektor ini.

"Maka itu, saya tidak ingin sampaikan apa yang kami akan lakukan, tetapi saya berjanji jangankan 15 hari, Pak, 3 hari ini kami akan lakukan keputusan," ucapnya.

Nasaruddin mengakui bahwa peraturan pemilihan rektor oleh Kemenag belum didalami sepenuhnya. Sebab selama ini aturan yang dipakai sama dan tidak terjadi masalah.