Kedekatan tersebut, kata dia, menjadi modal penting dalam memperkuat persaudaraan, membangun kerukunan antarumat beragama, serta bersama-sama mewujudkan perdamaian di kawasan.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengajak seluruh negara anggota merumuskan kriteria konkret dalam mewujudkan khayru ummah di kawasan Asia Tenggara.

β€œSebab, kawasan yang paling aman untuk mengayomi, merawat, memelihara, dan membina Islam adalah kawasan yang relatif aman secara ekonomi, paling stabil dari segi keamanan, paling potensial dari segi kekayaan alam,” kata dia.

Menag juga menawarkan gagasan pembentukan pusat kolaborasi atau center yang dapat menjadi wadah penguatan masa depan umat. Gagasan tersebut diharapkan menjadi peluang kerja sama yang dapat dibahas dan dikembangkan bersama oleh negara-negara anggota MABIMS.

β€œIni mungkin bisa menjadi peluang kolaborasi. Bagaimana kita membentuk semacam pusat atau center yang dapat memberikan penguatan bagi masa depan umat? Inilah salah satu agenda yang mungkin bisa kita pikirkan dan diskusikan bersama,” katanya.