Fadli berharap museum ini dapat menjadi sumber informasi buat masyarakat umum, pelajar, mahasiswa untuk mengenal lebih dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

“Kami berharap masyarakat, khususnya para pelajar, mahasiswa, atau masyarakat umum, dapat mengunjungi tempat ini sebagai bagian penting dari sejarah panjang kita, dan terutama untuk mengingatkan bahwa kita telah sepakat dengan Pancasila sebagai kekuatan pengikat kita, sebagai fondasi negara dan filosofi bangsa kita,” katanya.

Sementara soal tiket masuk museum, hingga kini pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI terkait pengelolaan museum itu.