Menurut dia, salah satu opsi yang pernah diterapkan pemerintah adalah memberikan subsidi. Namun keputusan mengenai skema bantuan tersebut masih menunggu pembahasan dan arahan pimpinan.

"Kalau dulu kan pernah dikasih subsidi ya. Nanti kita tunggu arahan pimpinan, apakah subsidi atau apa. Tapi sudah komunikasi," ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah perlu mencari solusi agar kenaikan biaya bahan baku tidak semakin membebani perajin tempe dan pada akhirnya berdampak terhadap harga produk yang dibayarkan konsumen.

"Kita harus bisa bagaimana meringankan para perajin tempe dan sebagainya, biar harganya murah dan terjangkau," jelas Budi.