Ia menambahkan, Indonesia juga berkomitmen untuk memastikan setiap inisiatif G20 sejalan dengan ketentuan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Budi diagendakan untuk menyampaikan pandangan Indonesia dalam empat sesi pertemuan G20 TMM.

Keempatnya, yaitu penggunaan pangan sebagai senjata melalui tindakan perdagangan koersif, kelebihan kapasitas dan produksi struktural, prinsip Most Favored Nation (MFN), serta penghapusan kerja paksa dalam rantai pasok global.