"Karena di sini surplus cabai, kita juga bantu untuk kirim ke daerah lain yang membutuhkan. Kemarin kita mengirim cabai dari Jawa Timur ke Halmahera 7 ton. Jadi yang surplus bisa kita kirim ke daerah yang memang cabai-nya lebih mahal," jelasnya.

Budi Santoso mengapresiasi kerja sama Pemprov NTB, Pemkot Mataram, Bulog, distributor dan produsen yang menjaga pasokan, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Ia menegaskan pemerintah akan terus hadir memantau pasokan dan harga melalui sistem Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), sehingga daerah mana yang mahal dan murah bisa terpantau setiap hari.

"Saya terima kasih ke Pak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur, Pak Wali, Bulog, Dinas. Jadi harga-harga relatif stabil, pasokan terjamin, harga bahan pokok sesuai dengan harga acuan, cenderung juga sebagian di bawah harga acuan," katanya.