NADIKABAR.COM β€” Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan terus menjalin komunikasi dengan para pemangku kepentingan termasuk jaringan ritel modern terkait pasokan beras premium yang beberapa waktu lalu disebut mengalami kelangkaan.

β€œKita terus komunikasi dengan ritel modern, biar pasokannya nanti Bulog akan terus memasok, baik di pasar rakyat maupun ritel modern,” kata Mendag Budi saat ditemui di Surakarta, Jawa Tengah, Senin.

Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah juga meminta Perum Bulog mengoptimalkan penyaluran stok beras premium yang tersedia.

β€œAda kebijakan dari pemerintah, dari Bulog juga akan memasok produk (tersebut),” ujar dia.

Sebagai langkah mitigasi untuk memastikan pasokan beras tetap aman dan tidak terjadi kelangkaan di pasaran, Perum Bulog sebelumnya disebut akan menggelontorkan pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau Beras Kita sebesar 1 juta ton.

β€œKemarin juga sudah diumumkan akan memasok 1 juta ton, ya, untuk Beras Kita,” kata Mendag Budi.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Perum Bulog mengoptimalkan penyaluran stok beras premium yang tersedia untuk memperkuat pasokan di jaringan ritel modern.

Amran menegaskan ketersediaan beras premium harus dipastikan menjangkau masyarakat, terutama setelah pemerintah melakukan pengawasan terhadap sejumlah produk beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi ketentuan.